Kernel adalah sebuah program komputer yang mengatur permintaan input/output dari perangkat lunak, dan menerjemahkannya ke dalam instruksi-instruksi pada CPU, ataupun komponen elektronik lainnya dalam sebuah computer. Ketika mengacu pada sistem operasi, kernel adalah bagian pertama dari sistem operasi (Eng: Operating System/OS) untuk me-load ke memori. Sebagai pusat sistem operasi, kernel harus kecil, efisien dan dimuat ke kawasan lindung di memori; sehingga tidak untuk ditimpa. Hal ini dapat bertanggung jawab untuk hal-hal seperti manajemen disk drive, menyela handler, manajemen file, manajemen memori, proses manajemen, dll.

Desain Kernel:

Selanjutnya, para arsitek sistem operasi mengembangkan kernel sistem operasi yang pada akhirnya terbagi menjadi empat bagian yang secara desain berbeda, sebagai berikut:

  1. Kernel Monolitik.
Baca juga :  Memulai Startup di Era Revolusi Industri 4.0

sebuah antarmuka virtual yang berada pada tingkat tinggi di atas perangkat keras, dengan sekumpulan primitif atau system call untuk mengimplementasikan layanan-layanan sistem operasi, seperti halnya manajemen proses, konkurensi dan manajemen memori.

OS yang memnggunakan Monolitik:

– Kernel sistem operasi UNIX tradisional

–  Kernel sistem operasi GNU/Linux, Linux.

2. Mikrokernel

Menyediakan sedikit saja dari abstraksi perangkat keras dan menggunakan aplikasi yang berjalan di atasnya. microkernel justru diimplementasikan di dalam ruangan pengguna (user-space), dan disebut dengan server. Server atau disebut sebagai peladen adalah sebuah program, seperti halnya program lainnya.

OS yang menggunakan Mikrokernel:

– Kernel Mach yang digunakan di dalam sistem operasi GNU/Hurd, NexTSTEP, OPENSTEP, dan Mac OS/X

Baca juga :  Pengertian Arsitektur Enterprise

– Symbian OS

3. Kernel Hibrida.

Kernel hibrida adalah pendekatan desain microkernel yang dimodifikasi. Pada hybrid kernel, terdapat beberapa tambahan kode di dalam ruangan kernel untuk meningkatkan performanya.

OS yang menggunakan Hibrida:

– BeOS

– Microsoft Windows NT dan turunannya

4. Exokernel

Menyediakan hardware abstraction secara minimal, sehingga program dapat mengakses hardware secara langsung. Dalam pendekatan desain exokernel, library yang dimiliki oleh sistem operasi dapat melakukan abstraksi yang mirip dengan abstraksi yang dilakukan dalam desain Kernel Monolitik.

Image source : https://tech4newgeneration.blogspot.in

0 CommentsClose Comments

Leave a comment